Jumat, 05 Juni 2015

Kegiatan Ketiga

Pebriza Mega Pratiwi
1801437584

Pada pertemuan ke-3. Pada tanggal 13 Mei 2015. Kami melakukan pengecekan pada kompos yang telah kami buat. Kemudian kompos yang kami simpan selama 2 minggu di dalam jerigen tersebut, kami saring hingga hanya ada airnya saja. Karena yang dibutuhkan untuk kompos kali ini adalah hanya airnya.setelah di saring kompos tersebut siap untuk di gunakan. Cara penggunaannya, kommpos yang telah siap digunakan di masukan ke dalam botol penyemprot, lalu semprotkan kepada tanaman yang baru saja di tanam. Hasilnya akan membuat tanaman tidak akan di usilkan oleh serangga-serangga jahat.
Setelah pembuatan kompos ini selesai, saya sangat senang sekali, karena dengan belajar pembuatan kompos ini, saya jadi lebih mengerti dengan cara pembuatan, penggunaan, hingga manfaatnya.


Kegiatan Kedua

Pebriza Mega Pratiwi
1801437584


Akhirnya saya mendapatkan penggilan dari pengelola Hutan Villa Jati, kemudian saya bersama teman sekelompok saya pergi ke Hutan Villa Jati pada tanggal 29 April 2015. Saat sampai disana kami di beri penjelasan cara pembuatan kompos organik, penanaman singkong hingga 50 Kg/pohon, pembuatan peptisida, dan lain-lain. Tapi kelompok saya memilih untuk pembuatan kompos yang berasal dari daun-daunan yang pahit, seperti daun singkong, daun petai cina, buah gernuk, dan lain-lain. Karena dengan daun-daunan pahit, serangga tidak akan merusak tanamn yang akan di tanam nantinya. Cara  pembuatan kompos ini adalah pertama saya mencacah daun-daunan dan buat gernuk hingga hancur,lalu di di masukan ke dalam air 50 L, kemudian di campur dengan tembakau kira-kira 500 G. lalu di tutup dan di tunggu hingga 2 minggu dan kompos sudah siap di gunakan.





Kegiatan pertama


 Pebriza Mega Pratiwi
1801437584


Pada kesempatan pertama ini, pada tanggal 15 April 2015 saya melakukan survey ke Hutan Villa Jati di daerah Parung Panjang, banten. Saya ke sana menaiki kendaraan pribadi bersama 11 orang teman saya. perjalanan ke sana cukup jauh dan jalannya kurang baik.  Tetapi hal itu tidak menjadi kendala saya untuk tetap semangat mengerjakan tugas CB Kewarganegaraan. Sampai disana pengelola di Hutan Villa Jati menjelaskan bahwa saya akan melakukan pembuatan kompos organik, penanaman singkong hingga 50 Kg/pohon, pembuatan peptisida, dan lain-lain. Tapi ternyata untuk melakukan hal tersebut saya harus menunggu panggilan lagi dari pengelola Hutan Villa Jati, karena banyaknya orang yang ingin pelatihan ke sana.